ah ini ceritanya sudah basi. biarin lah ya. blog jg punya saya. sukasuka saya mau cerita apa.
jadi waktu April kemarin saya sama Pika and family pergi ke Singapore
saya sih sebenarnya cuma sebagai pengganti Zico, adeknya Pika yang ga bisa ikut pergi.
senanglah saya sewaktu ditawari untuk ikut, karena kalau janjian pergi sama Mamih Papih, entah tahun berapa saya bisa benar-benar pergi berlibur. -sigh-
lalulah saya berangkat.
pesawat hari itu berangkat dari Bandung pagi-pagi sekali
sebelum naik ke pesawat, heboh foto-foto dulu, sayangnya Dede Rafa ga ikut foto, dia keasyikan liat pesawat dari dekat.
saya orangnya ga suka ke-bete-an selama di pesawat.
biasanya sih kalau lagi sendirian saya lebih pilih tidur daripada bete.
tapi berhubung perginya sama Pika, bete itu jauh melipir berganti dengan aksi foto-foto
ah senangnya ketika foto-foto ini terlihat sangat normal.
kami ga sadar aja seketika setelah itu otak kami ikut melayang terbang bersama Air Asia...
pose kami semakin fantastik!
bahkan kami sempat berpose selayaknya bintang iklan air mineral...
yang kami yakini, Siwon Suju kalo ngebintangin iklan yang sama bakal kalah jauh dari kami berdua
oh, idung saya terlihat jelas peseknya. biarin lah.
karena kami adalah anak anak muda yang sangat kekinian, pose kami ga jauh dari pose yang lagi beken dikalangan remaja kekinian seperti kami
wah, kami terlihat gaul banget dengan pose-pose memikat itu.
semoga saya ga dipecat jadi kakak sama si Pika karna foto-foto ini tersebar ya...
akhirnya kami sampai di changi airport, Singapore
selamat datang kegilaan!!!
hari 1
kami dijemput oleh pak Eddy, mantan polisi yang jadi supir travel di sana. diajaknya kami keliling Singapore.
dia jelaskan banyak hal tentang Singapore pada kami semua dengan mic di dalam travel yang kami tumpangi.
ya, ini pertama kalinya saya ke Singapore. seperti layaknya orang udik, saya celingak celinguk menikmati pemandangan di luar jendela.
cantik.
bersih.
ah maulah kalau saya disuruh pindah tinggal di sini.
kami mampir ke beberapa pabrik emas, wah, jiwa wanita saya bahagia sekali, rasanya ingin belanja emas, tapi saya bukan jutawan, hanya berbekal secukupnya. -sob-
sorenya, kami ke jantung kota Singapore. tidak belanja, hanya cuci mata.
ya memang sayangnya kami menggunakan travel, kalau saja backpacker-an, kami pasti lebih leluasa lagi berkeliling sesuka hati.
tidak lupa, kami makan enak, makan banyak, makan sepiring besar ayam dengan bumbu-bumbu nikmat juga es wafer 1 dollar, chocolate vactory. ah namanya juga menyangkut makanan, nikmat betul lah bagi saya.
hari pertama memang saya tidak kemana-mana, malamnya lebih memilih istirahat dan ditemani 1 cup ramyeon dari sevel sebelah hotel.
o iya, hotel tempat kami menginap sangat kecil. kecil sekali untuk ukuran hotel, beda dari hotel-hotel biasa saya menginap.
saya sekamar dengan Pika.
EXO dan BigBang menemani kegilaan kami selama di sana.
hari 2
tujuan pertama adalah USS-Universal Studio Singapore
hari untuk bermain-main.
Pika tampak girang.
senang dia bawa saya, kalau saya tidak ikut, jelas dia akan asuh Kaka Farhan dan Dede Rafa tanpa naik wahana panjang ber-rel itu -_-"
banyak wahana menyenangkan di sana. menurut saya yang paling membosankan itu saat pertunjukan keledai dari film Shrek. -si Eddie-
saya paling senang di wilayah Jurassic Park. arung jeramnya seru.
kemudian saya juga naik semacam wahana putar di wilayah Jurassic Park, di depan saya ada Ibu dan anaknya. saya duduk berdua dengan Pika. lalu tidak lama saya lihat ibu dan anak itu menerbangkan dinosaurusnya, saya tanya Pika kenapa bisa terbang saat wahana berputar, ternyata ada tombol yang kalau dipencet terus kemudian akan naik.
lalulah si Pika mencobanya. makin lama dino saya naik, tinggi, saya jerit jerit karna saya takut ketinggian.
lalu si Pika pun melepas tombol dan Dino pun kembali terbang rendah. tapi saya penasaran mau mencoba sendiri. lalulah saya pencet sendiri tombolnya dan dino kembali naik tinggi sekali...
di saat itulah Pika tertawa terbahak-bahak...
"tadi katanya ketinggian, jerit-jerit. giliran gw lepasin eh elo sendiri yang mencet terus teriak-teriak juga. GEBLEK!"
hehe, saya ngeri tapi penasaran. bebas lah yaaa.
lalu kami naik wahana yg jadi latar foto saya di atas. saya lupa namanya.
saat itu, saya ditelpon Papih, di saat itulah Pika mengajak saya masuk. saya sedang tidak fokus karena tetelponan. makanya saya ikut saja masuk. setelah selesai telpon, saya lalu kaget kenapa saya mau saja naik wahana ini. kecepatannya wah! gelap pula, pusing lah saya ketika wahana ini maju dan mundur dengan kecepatan tinggi. jantung saya mau copot rasanya.
untung saya tidak nurut saat si Pika minta saya temani dia naik wahana rollercoster merah biru yang di tengah perjalanannya seperti akan bertabrakan satu dengan lainnya. mungkin kalau saya nurut, saya ga akan mau cerita soal itu sekarang.
hari ke dua diakhiri dengan menonton pertunjukan Song of the Sea di pantai.........saya lupa nama pantainya.
cantik.
saya suka.
kemudian kami makan dan lalu pulang ke hotel.
lagi-lagi malam itu kami menghabiskan 1 cup ramyeon.
kenapa kami selalu menyiapkan 1 cup ramyeon saat malam?
karena waktu di sana lebih cepat 1 jam, makan kami makan malam sebelum waktu makan malam kami biasanya, jadi perut kami akan berontak sekitar jam 11 malam waktu Singapore.
hari 3
kami pergi ke Kebun Binatang...
kami bertemu kembaran si Pika
saya tidak begitu suka ke kebun binatang sebenarnya.
di sana saya cuma suka saat naik term saja.
dan saya suka masa-masa makan eskrim di sana setelah lelah berkeliling.
selesai dari sana, kami mengitari china town, sayangnya ga sempat ke little India.
selesai makan malam, saya dan Pika akhirnya berhambur ke Bugis, satu-satunya tempat belanja yang paling dekat dengan hotel tempat kami menginap. saya dan Pika tidak jarang langsung diajak berkomunikasi dengan bahasa cina. ah, kami terlihat sangat cina gitu? dan kalaplah kami di sana karna banyak yang ingin kami beli.
malam itu lagi-lagi 1 cup ramyeon menemani, hingga kemudian kami akan bertemu pagi dan terbang kembali ke tanah air.
aksi foto-foto pun kembali terjadi
begitu singkat. tapi banyak kenangan.
pesan yang saya bawa dari sana adalah, kalau mau hidup tenang, pindah saja ke Singapore.
kalau mau sinyal BB lancar, pindah saja ke sana.
kalau mau cari calon suami cina pengusaha kaya dan tampan, pindah saja ke sana.
efek yang saya dapat sepulangnya dari sana?
setiap naik eskalator, saya selalu merasa sedang naik rollercoster! -sob-
semoga nanti ada waktunya backpacker bareng Pika, Sasa dan Sahe...
AAAAMMMMMIIIIIINNNNNNN
ADIOS AMIGOS!
ini hanya uraian pikiran si Perawan Bimbang...dan dia bukan Bambang...
Jumat, 08 Juni 2012
Kamis, 07 Juni 2012
LDR
LDR itu apa sih?
banyak pasangan saat ini milih buat LDR, tapi ga sedikit juga yang maki-maki LDR
bahasa indo sih hubungan jarak jauh
hubungan percintaan yang dilakukan sepasang manusia dalam jarak jauh
apa suka dukanya LDR sampe ada yang rela ngejalaninnya dan ada juga yang mengutuk LDR
namanya juga LDR. Jarak jauh. Jadi pacarannya tanpa ketemu langsung. cuma via telpon, bbm, sms, paling keren skype.
banyak kasus yang gue temuin, LDR itu ujian banget buat yang ngejalanin, karena banyak hal buruk yang mungkin aja terjadi.
LDR, memungkinkan yang satu untuk setia dan yang satunya ngelaba
LDR, memungkinkan yang satu untuk selingkuh dan yang satunya lagi mendua -apa bedanya coba?-
LDR, memungkinkan yang satunya galau dan satunya lagi PDKT sama yang baru
LDR, memungkinkan yang satu berharap dan satunya lagi mengumbar harapan
loh, kok contohnya jelek semua? ya realistis ajalah ya, dalam kondisi jauh-jauhan, salah satunya pasti menginginkan keberadaan yang real disampingnya.
jahatnya nih ya, LDR kadang diibaratkan hubungan yang berstatus pacaran tapi berkondisikan jomblo jarak.
riset yang udah gw buat sih mengatakan bahwa yang paling banyak bermasalah sama LDR adalah si cowo.
bukan gw mengada-ada, tapi realitasnya begitu. gw jg belom tau pasti penyebabnya apa sih ya.
LDR itu sulit buat orang yang selalu ingin diandalkan
LDR itu sulit buat orang yang cemburuan
LDR itu sulit buat orang yang haus belaian -uhuk-
LDR itu sulit buat orang yang selalu bergantung -bukan monyet-
tapi sebaliknya
LDR gampang buat orang yang mandiri
LDR gampang buat orang yang mudah percaya sama pasangan
LDR gampang buat orang yang emang niatnya ngelaba ke segala penjuru dunia
jadi, orang yang LDR itu jangan selalu nyalahin jarak.
jarak mah ga salah apa-apa kalik.
nasib LDR ya bergantung di diri orang yang ngejalaninnya.
be wise yes
-kecup-
banyak pasangan saat ini milih buat LDR, tapi ga sedikit juga yang maki-maki LDR
bahasa indo sih hubungan jarak jauh
hubungan percintaan yang dilakukan sepasang manusia dalam jarak jauh
apa suka dukanya LDR sampe ada yang rela ngejalaninnya dan ada juga yang mengutuk LDR
namanya juga LDR. Jarak jauh. Jadi pacarannya tanpa ketemu langsung. cuma via telpon, bbm, sms, paling keren skype.
banyak kasus yang gue temuin, LDR itu ujian banget buat yang ngejalanin, karena banyak hal buruk yang mungkin aja terjadi.
LDR, memungkinkan yang satu untuk setia dan yang satunya ngelaba
LDR, memungkinkan yang satu untuk selingkuh dan yang satunya lagi mendua -apa bedanya coba?-
LDR, memungkinkan yang satunya galau dan satunya lagi PDKT sama yang baru
LDR, memungkinkan yang satu berharap dan satunya lagi mengumbar harapan
loh, kok contohnya jelek semua? ya realistis ajalah ya, dalam kondisi jauh-jauhan, salah satunya pasti menginginkan keberadaan yang real disampingnya.
jahatnya nih ya, LDR kadang diibaratkan hubungan yang berstatus pacaran tapi berkondisikan jomblo jarak.
riset yang udah gw buat sih mengatakan bahwa yang paling banyak bermasalah sama LDR adalah si cowo.
bukan gw mengada-ada, tapi realitasnya begitu. gw jg belom tau pasti penyebabnya apa sih ya.
LDR itu sulit buat orang yang selalu ingin diandalkan
LDR itu sulit buat orang yang cemburuan
LDR itu sulit buat orang yang haus belaian -uhuk-
LDR itu sulit buat orang yang selalu bergantung -bukan monyet-
tapi sebaliknya
LDR gampang buat orang yang mandiri
LDR gampang buat orang yang mudah percaya sama pasangan
LDR gampang buat orang yang emang niatnya ngelaba ke segala penjuru dunia
jadi, orang yang LDR itu jangan selalu nyalahin jarak.
jarak mah ga salah apa-apa kalik.
nasib LDR ya bergantung di diri orang yang ngejalaninnya.
be wise yes
-kecup-
Langganan:
Komentar (Atom)














