Minggu, 02 Januari 2011

Yu Jin dan Kasih yang Tak Tersampaikan

Yu Jin hanya seorang gadis muda, mahasiswa universitas swasta. Selama hidupnya, belum pernah iya mengagumi seseorang dengan sangat. Gadis pecinta komik ini hanya sering terlarut dalam kisah cinta dalam komik namun selalu gagal dalam kisah cinta di kehidupan nyatanya.
Siang itu sebuah restoran masakan Jepang yang baru saja buka menarik perhatiannya. Yu Jin untuk pertama kalinya bertandang. Koki di hari itupun benar-benar menarik perhatiannya. Rasanya seperti berada dalam komik, Yu Jin seperti melihat seorang chef tampan rupawan dalam komik yang sedang serius memasak, menambah ketampanannya.
Ya, rasanya seperti dalam komik, Yu Jin hanya mampu mengagumi koki itu. Hanya bisa senang melihat koki itu, bahkan namanya pun dia tak tahu. Yu Jin hanya tau koki itu sering dipanggil Oppa. Rasanya benar-benar seperti di dalam komik mendengarnya dipanggil Oppa begitu.
Tapi Yu Jin bodoh, Oppa tampan mana yang tidak punya pacar? Bahkan gosipnya wanita muda cantik yang sering datang menemani koki itu adalah istri sahnya. Bahkan Yu Jin pernah dikagetkan dengan anak kecil yang menghampiri Oppa dan wanitanya itu dengan memanggil Papa dan Mama. Anak merekakah?
Mi Ju, adik Yu Jin bahkan sering kali mengusili Yu Jin kalau Oppa sedang bersama wanitanya itu. sampai-sampai Yu Jin terkadang gengsi mengakui bahwa cemburu itu ada. Bahwa Yu Jin benar-benar jatuh hati kepada Oppa.
Apapun itu, yang bisa dilakukan Yu Jin hanyalah melihat dari kejauhan. Menikmati indahnya senyuman Oppa, meski belum sekalipun senyum itu ditujukan untuk Yu Jin. Sampai detik terakhir, sapaan Yu Jin pun belum sampai pada Oppa. Tak akan bisa lagi.
Kenyataan memang haruslah dihadapi. Pergantian tahun sudah berlalu beberapa jam. Di saat itulah justru Yu Jin hanya bisa terdiam lemas. Berita dari Mi Ju mengagetkannya. Oppa sudah tak ada lagi. Oppa kecelakaan motor. bahkan itu sudah terjadi setelah Natal kemarin. Seminggu sebelumnya. Bahkan Yu Jin tak tahu apa-apa. berita yang datang terlambat itu menhentikan sejenak nafas Yu Jin.
Oppa yang disukainya sudah pergi. Oppa sudah tak bisa tersenyum di dapur itu. Dan Yu Jin sudah tak bisa mengutarakan apapun. Bilang kagum atau sayang sekalipun. Yu Jin bahkan tak bisa menangis seharian. hari berikutnya justru Yu Jin tak tahu bagaimana caranya berhenti menangis ketika Oppa muncul lagi dalam ingatannya.
Restoran Jepang itu akan selalu menjadi tempat berharga bagi Yu Jin untuk mengenang orang pertama yang benar-benar ia kagumi. Mengenang Oppa. Seorang koki istimewa yang selalu membuat Yu Jin jatuh hati ketika ia serius membuat sushi kesukaan Yu Jin.

1 komentar:

  1. Oppa memang udah pergi..
    dan banyak meninggalkan kenangan buat yu jin..

    Yu Jin memang ga pernah menyampaikan perasaannya ke oppa,
    tapi oppa pasti bisa mengingat keberadaan Yu Jin setiap Yu Jin datang ke restoran-nya..

    BalasHapus