Kamis, 03 Maret 2011

Saya ini sangat BERHARGA :)


Tanggal 2 Maret kemarin saya kembali pulang ke kota kelahiran saya, Pontianak. Malam hari sebelum kepulangan saya, Iput datang bawa rombongan ke kostan saya. ada Bang Isrud, Awal (drummer band saya), Kirun, dan Kamal. 

Ramai dan ceria suasananya, maklum, saya bukan tipikal orang yang sering terima tamu sebanyak itu (segitu cukup banyak buat saya). lalulah sampai pada akhir kunjungan mereka. Kaget saya dibuatnya. Iput yang biasanya terlihat angkuh, jaim, pinta sembunyikan dia punya emosi, meledak dia tiba-tiba nangis. dia bilang sedih akan saya tinggal lagi. hahahaha.


Yah, bukan berarti saya remehkan tangisan dia. Saya hanya perlu tampak tidak sedih juga seperti Iput. Biar dia tenang, biar tidak tambah sedih. Toh kalau masih diberi kesempatan sama Tuhan, saya pasti kembali lagi ke Bandung. Yang penting dia tau, sayangnya saya sama dia sudah seperti sayang ke adik sendiri.
Berharganya saya. Baru saya sadari, saya begitu dicintai. Kalau saja Iput tidak menunjukkannya dengan perbuatan baiknya kepada saya selama ini, mungkin saya berpikir ‘ah, sudah tidak ada lagi yang menganggap saya saudara, tidak ada lagi yang membutuhkan saya…’
memang bukan dia satu-satunya yang membuat saya merasa ‘ada’ dan ‘harus kuat’, tapi dia satu-satunya yang pernah bilang sama saya secara langsung ‘i love you, onni’ sambil menangis. dan itu membuat saya tetap semangat.
*onni=sebutan untuk kakak perempuan (korean)
Lalu kemudian saya berpikir lagi. Iput dan beberapa sahabat saya lainnya sudah berusaha menyemangati saya. Menyadarkan saya bahwa betapa berharganya saya untuk menyerah begitu cepat hanya kepada sebuah penyakit. ah, tidak boleh begitu. Kemudian saya sadar satu hal, Tuhan pasti tidak akan memberikan cobaan yang tidak bisa dilalui oleh umatnya. Maka saya tidak mau masuk ke dalam daftar orang yang lemah dan putus asa.
kembali saya ingat kata Vanny, seorang sahabat saya. “Adiz itu kuat, tegar, pasti bisa bangkit lagi dengan segera” selalu itu yang dia katakan pada saya tiap kali saya jatuh dan terpuruk. lalulah kalimat itu benar-benar bisa buat saya bangkit dengan segera. kembali semangat. Dan saya memang terlalu berharga untuk kemudian menyerah dan putus asa hanya karena masalah yang saya hadapi sekarang.
:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar