Jumat, 08 Juni 2012

crazy in SPore!

ah ini ceritanya sudah basi. biarin lah ya. blog jg punya saya. sukasuka saya mau cerita apa.

jadi waktu April kemarin saya sama Pika and family pergi ke Singapore
saya sih sebenarnya cuma sebagai pengganti Zico, adeknya Pika yang ga bisa ikut pergi.
senanglah saya sewaktu ditawari untuk ikut, karena kalau janjian pergi sama Mamih Papih, entah tahun berapa saya bisa benar-benar pergi berlibur. -sigh-

lalulah saya berangkat.
pesawat hari itu berangkat dari Bandung pagi-pagi sekali
sebelum naik ke pesawat, heboh foto-foto dulu, sayangnya Dede Rafa ga ikut foto, dia keasyikan liat pesawat dari dekat.


saya orangnya ga suka ke-bete-an selama di pesawat.
biasanya sih kalau lagi sendirian saya lebih pilih tidur daripada bete.
tapi berhubung perginya sama Pika, bete itu jauh melipir berganti dengan aksi foto-foto




ah senangnya ketika foto-foto ini terlihat sangat normal.
kami ga sadar aja seketika setelah itu otak kami ikut melayang terbang bersama Air Asia...
pose kami semakin fantastik!





bahkan kami sempat berpose selayaknya bintang iklan air mineral...
yang kami yakini, Siwon Suju kalo ngebintangin iklan yang sama bakal kalah jauh dari kami berdua

oh, idung saya terlihat jelas peseknya. biarin lah.

karena kami adalah anak anak muda yang sangat kekinian, pose kami ga jauh dari pose yang lagi beken dikalangan remaja kekinian seperti kami







wah, kami terlihat gaul banget dengan pose-pose memikat itu.
semoga saya ga dipecat jadi kakak sama si Pika karna foto-foto ini tersebar ya...

akhirnya kami sampai di changi airport, Singapore
selamat datang kegilaan!!!




hari 1
kami dijemput oleh pak Eddy, mantan polisi yang jadi supir travel di sana. diajaknya kami keliling Singapore.
dia jelaskan banyak hal tentang Singapore pada kami semua dengan mic di dalam travel yang kami tumpangi.
ya, ini pertama kalinya saya ke Singapore. seperti layaknya orang udik, saya celingak celinguk menikmati pemandangan di luar jendela.
cantik.
bersih.
ah maulah kalau saya disuruh pindah tinggal di sini.

kami mampir ke beberapa pabrik emas, wah, jiwa wanita saya bahagia sekali, rasanya ingin belanja emas, tapi saya bukan jutawan, hanya berbekal secukupnya. -sob-
sorenya, kami ke jantung kota Singapore. tidak belanja, hanya cuci mata.
ya memang sayangnya kami menggunakan travel, kalau saja backpacker-an, kami pasti lebih leluasa lagi berkeliling sesuka hati.
tidak lupa, kami makan enak, makan banyak, makan sepiring besar ayam dengan bumbu-bumbu nikmat juga es wafer 1 dollar, chocolate vactory. ah namanya juga menyangkut makanan, nikmat betul lah bagi saya.

hari pertama memang saya tidak kemana-mana, malamnya lebih memilih istirahat dan ditemani 1 cup ramyeon dari sevel sebelah hotel.
o iya, hotel tempat kami menginap sangat kecil. kecil sekali untuk ukuran hotel, beda dari hotel-hotel biasa saya menginap.
saya sekamar dengan Pika.
EXO dan BigBang menemani kegilaan kami selama di sana.

hari 2
tujuan pertama adalah USS-Universal Studio Singapore
hari untuk bermain-main.
Pika tampak girang.
senang dia bawa saya, kalau saya tidak ikut, jelas dia akan asuh Kaka Farhan dan Dede Rafa tanpa naik wahana panjang ber-rel itu -_-"



banyak wahana menyenangkan di sana. menurut saya yang paling membosankan itu saat pertunjukan keledai dari film Shrek. -si Eddie-
saya paling senang di wilayah Jurassic Park. arung jeramnya seru.
kemudian saya juga naik semacam wahana putar di wilayah Jurassic Park, di depan saya ada Ibu dan anaknya. saya duduk berdua dengan Pika. lalu tidak lama saya lihat ibu dan anak itu menerbangkan dinosaurusnya, saya tanya Pika kenapa bisa terbang saat wahana berputar, ternyata ada tombol yang kalau dipencet terus kemudian akan naik.
lalulah si Pika mencobanya. makin lama dino saya naik, tinggi, saya jerit jerit karna saya takut ketinggian.
lalu si Pika pun melepas tombol dan Dino pun kembali terbang rendah. tapi saya penasaran mau mencoba sendiri. lalulah saya pencet sendiri tombolnya dan dino kembali naik tinggi sekali...
di saat itulah Pika tertawa terbahak-bahak...
"tadi katanya ketinggian, jerit-jerit. giliran gw lepasin eh elo sendiri yang mencet terus teriak-teriak juga. GEBLEK!"
hehe, saya ngeri tapi penasaran. bebas lah yaaa.

lalu kami naik wahana yg jadi latar foto saya di atas. saya lupa namanya.
saat itu, saya ditelpon Papih, di saat itulah Pika mengajak saya masuk. saya sedang tidak fokus karena tetelponan. makanya saya ikut saja masuk. setelah selesai telpon, saya lalu kaget kenapa saya mau saja naik wahana ini. kecepatannya wah! gelap pula, pusing lah saya ketika wahana ini maju dan mundur dengan kecepatan tinggi. jantung saya mau copot rasanya.
untung saya tidak nurut saat si Pika minta saya temani dia naik wahana rollercoster merah biru yang di tengah perjalanannya seperti akan bertabrakan satu dengan lainnya. mungkin kalau saya nurut, saya ga akan mau cerita soal itu sekarang.

hari ke dua diakhiri dengan menonton pertunjukan Song of the Sea di pantai.........saya lupa nama pantainya.
cantik.
saya suka.





kemudian kami makan dan lalu pulang ke hotel.
lagi-lagi malam itu kami menghabiskan 1 cup ramyeon.
kenapa kami selalu menyiapkan 1 cup ramyeon saat malam?
karena waktu di sana lebih cepat 1 jam, makan kami makan malam sebelum waktu makan malam kami biasanya, jadi perut kami akan berontak sekitar jam 11 malam waktu Singapore.

hari 3
kami pergi ke Kebun Binatang...
kami bertemu kembaran si Pika


saya tidak begitu suka ke kebun binatang sebenarnya.
di sana saya cuma suka saat naik term saja.


dan saya suka masa-masa makan eskrim di sana setelah lelah berkeliling.




selesai dari sana, kami mengitari china town, sayangnya ga sempat ke little India.
selesai makan malam, saya dan Pika akhirnya berhambur ke Bugis, satu-satunya tempat belanja yang paling dekat dengan hotel tempat kami menginap. saya dan Pika tidak jarang langsung diajak berkomunikasi dengan bahasa cina. ah, kami terlihat sangat cina gitu? dan kalaplah kami di sana karna banyak yang ingin kami beli.


malam itu lagi-lagi 1 cup ramyeon menemani, hingga kemudian kami akan bertemu pagi dan terbang kembali ke tanah air.


aksi foto-foto pun kembali terjadi





begitu singkat. tapi banyak kenangan.
pesan yang saya bawa dari sana adalah, kalau mau hidup tenang, pindah saja ke Singapore.
kalau mau sinyal BB lancar, pindah saja ke sana.
kalau mau cari calon suami cina pengusaha kaya dan tampan, pindah saja ke sana.


efek yang saya dapat sepulangnya dari sana?
setiap naik eskalator, saya selalu merasa sedang naik rollercoster! -sob-






semoga nanti ada waktunya backpacker bareng Pika, Sasa dan Sahe...
AAAAMMMMMIIIIIINNNNNNN
ADIOS AMIGOS!

Kamis, 07 Juni 2012

LDR

LDR itu apa sih?
banyak pasangan saat ini milih buat LDR, tapi ga sedikit juga yang maki-maki LDR
bahasa indo sih hubungan jarak jauh
hubungan percintaan yang dilakukan sepasang manusia dalam jarak jauh
apa suka dukanya LDR sampe ada yang rela ngejalaninnya dan ada juga yang mengutuk LDR

namanya juga LDR. Jarak jauh. Jadi pacarannya tanpa ketemu langsung. cuma via telpon, bbm, sms, paling keren skype.
banyak kasus yang gue temuin, LDR itu ujian banget buat yang ngejalanin, karena banyak hal buruk yang mungkin aja terjadi.

LDR, memungkinkan yang satu untuk setia dan yang satunya ngelaba
LDR, memungkinkan yang satu untuk selingkuh dan yang satunya lagi mendua -apa bedanya coba?-
LDR, memungkinkan yang satunya galau dan satunya lagi PDKT sama yang baru
LDR, memungkinkan yang satu berharap dan satunya lagi mengumbar harapan

loh, kok contohnya jelek semua? ya realistis ajalah ya, dalam kondisi jauh-jauhan, salah satunya pasti menginginkan keberadaan yang real disampingnya.
jahatnya nih ya, LDR kadang diibaratkan hubungan yang berstatus pacaran tapi berkondisikan jomblo jarak.
riset yang udah gw buat sih mengatakan bahwa yang paling banyak bermasalah sama LDR adalah si cowo.
bukan gw mengada-ada, tapi realitasnya begitu. gw jg belom tau pasti penyebabnya apa sih ya.

LDR itu sulit buat orang yang selalu ingin diandalkan
LDR itu sulit buat orang yang cemburuan
LDR itu sulit buat orang yang haus belaian -uhuk-
LDR itu sulit buat orang yang selalu bergantung -bukan monyet-

tapi sebaliknya
LDR gampang buat orang yang mandiri
LDR gampang buat orang yang mudah percaya sama pasangan
LDR gampang buat orang yang emang niatnya ngelaba ke segala penjuru dunia

jadi, orang yang LDR itu jangan selalu nyalahin jarak.
jarak mah ga salah apa-apa kalik.
nasib LDR ya bergantung di diri orang yang ngejalaninnya.
be wise yes
-kecup-

Selasa, 17 April 2012

Pria yang paling aku cintai di dunia, hadiah Tuhan

sosok laki laki separuh baya yang sering kusapa Papih itu bukanlah sosok ayah yang sempurna.


seorang yang keras kepala
seorang yang terkadang semaunya sendiri
terkadang bersikap lembut
namun terkadang sangat mengesalkan
jarang ada dalam memoriku semasa kecil karena tak akrab
ah, bukan tak ada memori tentangnya
hanya saja bukan memori sebagai ayah, tetapi sebagai sahabat atau kakak laki lakiku

seorang yang terlihat mementingkan orang lain daripada keluarga intinya
ya meskipun materi tak kekurangan ia mengalirkannya padaku
namun sosok ke-ayah-annya memang sedikit kurang daripada ayah lain di luar sana
berkali aku dibuatnya emosi
hidupku dibawa ke dalam drama hidup yang dibuatnya sendiri
terkadang aku berharap punya ayah yang lebih baik dari padanya.



ahahahaha
seketika kemudian aku menyesali harapanku
Papih
satu satunya ayah yang aku tau mengabaikan anaknya karena ingin aku mandiri
membebaskanku melakukan apapun untuk belajar tanggung jawab
tak secara instan mengabulkan inginku untuk aku belajar sabar
tak sepenuhnya membantuku untuk aku belajar berusaha
tak selalu muncul untuk aku belajar tak selamanya dia ada untukku
tak selalu menghubungiku untuk mengajarkan aku tentang rindu
tak selalu mendukung cita cita konyolku untuk aku belajar untuk lebih serius bertahan hidup
tak mengasihaniku di saat sakitku agar aku belajar untuk tidak cengeng dan bergantung
memukulku dengan sisir besar kesayangan Mamih agar aku belajar kuat dan tak lemah


di hari yang lain aku melihatnya
pulang dengan tas kerjanya, kemeja yang masih saja rapih
wajahnya lelah
tak terlihat drama di sana
yang terlihat adalah kerutan di wajahnya
dia sudah menua
tak lagi kuat beradu otot dan urat denganku
tak lagi kuat beradu emosi denganku

sosoknya yang terduduk lemah di ruang tengah
menghembuskan nafas berkali-kali
tekanan yang kuberikan, pekerjaan yang memberatkannya, seakan dia ingin istirahat
tapi dia tidak lari
dia memang bukan laki laki yang romantis dan penuh kata kata manis
tapi dia selalu berhasil menenangkanku hanya dengan pelukan dan tanpa kata kata


aku benci mendengar pujian terhadapnya
seolah dia adalah ayah yang sempurna
padahal tidak sama sekali
seolah aku beruntung memiliki ayah yang perhatian seperti dia
padahal dia adalah ayah dari semua orang, semua anak didiknya
aku benci karena aku tidak bisa memonopolinya, seperti aku memonopoli Mamih
aku benci karena aku tidak bisa merebut perhatiannya dengan mudah
bahkan aku hampir selalu mempertaruhkan nyawaku dulu baru aku bisa mendapat perhatiannya

aku benci ketika ia bekerja keras
terkadang aku mengatainya penjilat
aku begitu bencinya karena aku tak bisa memiliki waktu luang yang banyak bersama dia
aku benci waktuku bersamanya direbut oleh pekerjaan
aku benci dinomer sekiankan oleh pekerjaannya yang menumpuk

aku benci ketika dia membanggakan dirinya seolah dia ayah yang sempurna bagiku di depan banyak orang
padahal waktu untuk bersama pun tak sebanyak itu
padahal perhatiannya padaku hampir tak pernah nampak
aku benci ketika kesempurnaannya hanyalah kata kata belaka
aku benci karena aku tak mendapatkannya secara nyata
aku benci memohon padanya agar hanya melihatku saja
aku tak bisa bilang "lihat aku, jangan lihat anak lainnya"

tapi rasa lelahnya
keterbatasannya sebagai seorang ayah
membuatku menangis
menyesali bahwa terkadang aku meragukannya
menyesalinya bahwa aku terkadang masih sangat membencinya
padahal ia habiskan lebih dari separuh hidupnya untuk bekerja
berusaha untuk membuatku hidup nyaman
berusaha untuk mengalihkan perhatiannya agar aku tidak merasa lemah dalam sakitku oleh perhatiannya
meskipun nanti aku mungkin masih akan membencinya, hanya aku yang boleh membencinya
meskipun nanti dia akan membuatku menangis lagi, hanya dia yang aku perbolehkan membuatku menangis
satu satunya pria yang boleh membuatku menangis, kesal dan marah
satu satunya pria yang akan aku cintai dengan cara yang berbeda
satu satunya pria yang akan aku peluk sambil menangis dan menumpahkan kejenuhanku tentang hidup bahkan tentang dirinya

terimakasih Tuhan
terimakasih sudah memilih Papih untuk membesarkanku...
:')

Kamis, 12 Januari 2012

Topeng

tulisan sekarang rada-rada kritis nih,,tepatnya sok kritis dan mengkritisi dan sotoy dan........okeh mulai ajalah ya...
belakangan ini saya rada familiar sama yang namanya topeng...
oh, bukan topeng monyet ato topeng yang biasa dipake anak-anak dibawah umur yang ujungnya diselipin karet gelang...
topeng ini maksudnya muka palsu yang dipake orang-orang (jangan berpikir tentang muka hasil oplas, bukan! pinteran sih mikirnya!*emosi)

belakangan ini gw makin banyak ketemu orang-orang terutama cewe-cewe make topeng...di depan temennya pasang tampang baik, ramah, rendah hati de es be...
tau nggak kalau beberapa (banyak) dari mereka ada yang pasang topeng? di belakang malah ngejatuhin, ngejelekin de es be...
well,,gw sendiri kadang ga ngerti apa enaknya pake topeng,,apalagi sama orang yang udah kita anggap orang terdekat...apa coba fungsinya?
gw ga bilang kalo gw orang suci, karena gw ga pernah berendem di air zam-zam (emang ngaruh?)...tapi gw pribadi ga akan pernah tega ngelakuin itu...gw tipikal orang yang kalo suka bilang suka, kalo nggak ya bilang nggak........secara blak-blakan! (emang ga tau diri)
bodo amat orang itu terima apa ga sama kesukaan atau ketidaksukaan gw ke mereka, karena pasti beralasan...better lah kata gw, ketimbang sok manis di depan tapi nikam dari belakang...
ke lawan jenis juga cewe ga luput dari topeng, banyak memang yang pasang topeng dalam urusan asmara, demi jaga reputasi dan daya pikat...tapi sampai kapan mau nutup jati diri lo yang sebenernya?ga akan lama girl...

bahkan beberapa kasus ada yang sok baik banget di depan, tapi pelan-pelan justru kita dihasut melakukan sesuatu yang pada akhirnya perbuatan kita dimanfaatkan sama si pemakai topeng untuk ngejatuhin kita...ckckckck...pada betah gitu ya jadi orang licik -___-

oh ga cuma cewe, cowo juga...tapi mgkn ini dinamakan trik atau tabiat...
beberapa cowo bakal pasang tampang alim sok baik sok tajir (yang ini sih kadang bener) demi didewakan sama pasangan atau kaum hawa lainnya...buat apa man???
lo bakal keliatan lebih macho di saat emang lo adalah seorang yang ga macho? lo bakal keliatan tajir disaat bayar angkot juga lo masih minjem penumpang laen? lo bakal tiba-tiba ganteng di saat lo sendiri kadang ngeri liat cermin?
be your self lah...cewe yang bener-bener pantes buat lo adalah cewe yang bisa terima kondisi lo apa adanya, bahkan mungkin lo bisa dapetin cewe yang bisa bikin idup lo jadi jauh lebih baik, ga perlu pake topeng...
:)

pepatah sih bilang, serapat-rapatnya lo nahan kentut, akhirnya kentut juga, bisa bunyi bahkan bonus bau...
pis lop en gahol