hanya ketika aku mendengar nafasmu yang tak menentu
berat seakan emosi menyelimuti
seseungguhnya tak ingin aku menambah kesal
aku salah
bukan pertama kali
aku salah
mungkin bukan yang terakhir
aku menyimpan hati
bukan sekedar menitipkannya kemudian lalu aku pergi
aku menyimpan hati
untuk kemudian kau miliki
aku meminta maafmu lagi
kesalahan yang tak hentinya ku lakukan
bukan
bukan sengaja aku inginkan itu
bukan
bukan lagi niatan tuk terulang
aku khilaf untuk menampilkan emosiku
aku salah memperlihatkannya
ujarku tak tepat mengatakannya
tangisku tak pantas ku hamburkan
tidak
beban itu bukan niatku menambahnya
aku paham
namun tak mengerti
maaf ini sudah terlalu banyak
maaf ini sudah terlalu sering
tapi aku tak kalap
tak juga lalu menyerah
aku masih ingin melihat senyum itu
aku masih ingin berusaha
sedikit lagi
dan aku akan baik-baik saja bersamamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar